Pipa Air

SII: (Toleran Tebal ± 15%)

Pipa air merupakan salah satu elemen bangunan paling fungsional pada hunian. Kebutuhan air bersih di hunian pun bisa disalurkan dengan baik, bahkan limbah rumah tangga seperti air kotor juga bisa didistribusikan secara optimal.

Di pasaran, pipa air terdiri dari berbagai jenis dengan kegunaannya masing-masing. Daripada kamu salah memilih, Kania akan membahas masing-masing jenis pipa air beserta kegunaannya. Ayo, simak artikel ini selengkapnya!

Tabel Berat

Diameter Lubang Nominal (A)Diameter Luar (min)Toleransi Diameter Luar (mm)Tebal (mm)Berat Tanpa Soket (Kg/m)
10 = 3/8″17,3+ 0,52,30,851
15 = 1/2″21,7+ 0,52,81,31
20 = 3/4″27,2+ 0,52,81,68
25 = 1″34,0+ 0,53,22,43
32 = 1 1/4″42,7+ 0,53,53,38
40 = 1 1/2″48,6+ 0,53,53,89
50 = 2″60,5+ 0,53,85,31
65 = 2 1/2″76,3+ 0,74,27,47
80 = 3″89,1+ 0,84,28,79
90 = 3 1/2″101,6+ 0,84,210,10
100 = 4″114,3+ 0,84,512,20
125 = 5″139,8+ 0,84,515,00
150 = 6″165,2+ 0,85,019,80
200 = 8″216,3+ 1,05,830,10
250 = 10″267,4+ 1,36,642,40
300 = 12″318,5+ 1,56,953,00
Scroll to Top